Investasi

Platform investasi dan P2P lending di Indonesia mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan peminjam (borrower), atau menawarkan produk investasi seperti reksa dana, obligasi ritel, dan saham secara digital. Semua platform investasi wajib terdafta

Ditemukan 4 ulasan

KoinWorks adalah platform P2P lending terdaftar OJK yang menyediakan pinjaman modal usaha bagi UMKM Indonesia dengan bunga kompetitif.…

  • Pinjaman khusus untuk kebutuhan bisnis UMKM
  • Bunga kompetitif mulai dari 1% per bulan
4.5
Baca ulasan

Amartha adalah platform P2P lending yang fokus memberdayakan pengusaha mikro perempuan di pedesaan Indonesia melalui pembiayaan kelompok.…

  • Misi sosial pemberdayaan pengusaha mikro perempuan
  • Model pembiayaan kelompok yang terbukti efektif
4.3
Baca ulasan

Akseleran menawarkan investasi P2P lending dengan imbal hasil kompetitif dan diversifikasi portofolio bagi investor individu maupun institusi.…

  • Imbal hasil kompetitif 10-22% per tahun
  • Transparansi informasi peminjam
4.3
Baca ulasan

Investree adalah platform P2P lending pionir di Indonesia yang menghubungkan UMKM dengan investor untuk mendapatkan pembiayaan modal usaha.…

  • Produk invoice financing yang unik untuk UMKM
  • Bunga kompetitif mulai dari 1% per bulan
4.2
Baca ulasan

Panduan: Investasi

Platform investasi dan P2P lending di Indonesia mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan peminjam (borrower), atau menawarkan produk investasi seperti reksa dana, obligasi ritel, dan saham secara digital. Semua platform investasi wajib terdaftar di OJK dan mematuhi regulasi terkait, termasuk POJK tentang reksa dana berbasis teknologi. Imbal hasil yang ditawarkan bervariasi berdasarkan jenis instrumen dan profil risiko.

Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami profil risiko Anda dan memilih instrumen yang sesuai. Reksa dana pasar uang menawarkan risiko rendah dengan imbal hasil di atas deposito, sementara P2P lending menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi namun dengan risiko gagal bayar dari peminjam. OJK mewajibkan setiap platform investasi menyampaikan prospektus dan informasi risiko secara lengkap kepada calon investor. Diversifikasi portofolio adalah kunci manajemen risiko dalam berinvestasi.

Pertanyaan umum tentang Investasi

P2P lending (peer-to-peer lending) adalah platform yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender/investor) dengan peminjam (borrower) secara langsung melalui teknologi digital. Investor menyalurkan dana kepada peminjam dan mendapatkan imbal hasil berupa bunga, sementara platform bertindak sebagai fasilitator.
Imbal hasil investasi P2P lending di Indonesia umumnya berkisar antara 10% hingga 22% per tahun, tergantung pada platform, jenis pinjaman, dan profil risiko peminjam. Imbal hasil yang lebih tinggi biasanya disertai dengan risiko yang lebih besar.
Risiko utama adalah gagal bayar (default) dari peminjam, yang berarti investor dapat kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Risiko lain termasuk risiko likuiditas, risiko platform, dan risiko regulasi. Investasi P2P lending tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Cara meminimalisir risiko antara lain: diversifikasi investasi ke banyak pinjaman dengan nominal kecil, pilih pinjaman dengan rating risiko yang sesuai profil Anda, gunakan platform yang terdaftar dan diawasi OJK, pahami profil peminjam sebelum berinvestasi, dan jangan menginvestasikan dana darurat.
Tidak semua platform P2P lending aman. Hanya platform yang terdaftar dan berizin OJK yang dapat beroperasi secara legal. Daftar platform P2P lending yang terdaftar di OJK dapat dicek di situs ojk.go.id. Hindari platform yang tidak terdaftar karena berisiko tinggi.